Memiliki Website Akan Membantu Perkembangan Sebuah Bisnis

Seorang pelaku bisnis atau wirausahawan haruslah mengikuti perkembangan zaman. Bukan untuk dirinya, tetapi bagi bisnisnya. Boleh saja ia tidak hobi melakukannya, tetapi ia harus tetap memikirkan kehidupan dari bisnisnya karena sebuah bisnis yang gagap dalam hal ini akan sulit berkembang.

Salah satu yang masih banyak diabaikan dan dipandang remeh adalah memiliki website bagi bisnis yang sedang dijalankan.

Banyak yang masih berpandangan bahwa hal itu adalah pengeluaran yang sia-sia dan bisa digantikan dengan penggunaan media sosial, seperti Facebook, Twitter. Ada juga yang berpendapat kalau menjadi anggota sebuah marketplace, seperti Buka Lapak, OLX, atau Tokopedia, sudah cukup dan efektif.

Padahal, sebenarnya tidak demikian. Peran website bagi sebuah usaha bisnis berbeda dari yang medium lain yang sudah disebutkan di atas.

Memiliki sebuah website akan membantu perkembangan sebuah bisnis lebih jauh lagi. Potensi perkembangannya, apalagi jika digabungkan dengan penggunaan media sosial untuk promosi yang tepat akan menghadirkan keuntungan berlipat.

Hal itu bisa terjadi karena ada keuntungan memiliki website bagi sebuah usaha, yang tidak bisa ditawarkan oleh medium lainnya, seperti :

1) Branding atau pencitraan

Sebuah website akan memberikan sebuah toko, atau usaha apapun citra profesional.

Sejauh ini, website masih dipandang masyarakat sebagai salah satu simbol profesionalitas karena tidak semua usaha memilikinya.

Memiliki sebuah situs di dunia maya akan memberikan kesan itu, apalagi kalau situs tersebut khusus bagi produk sendiri.

2) Pembeda dari yang lain

Marketplace memang menguntungkan karena disana penjualan bisa langsung terjadi. Pengunjung yang berminat bisa melakukan pembelian.

Tetapi, ada berapa banyak usaha sejenis yang menawarkan produk serupa?

Pasti banyak.

Marketplace pada dasarnya adalah “pasar”. Bedanya, situs jenis ini berada di dunia maya.

Tapi secara keseluruhan semuanya akan serupa dan mirip. Toko di dunia maya akan terlihat seragam karena jarang sekali penjual di marketplace bisa melakukan kustomisasi terhadap tokonya. Tidak beda dengan di dunia nyata, semua disebut seragam.

Berbeda dengan memiliki sebuah website atau situs sendiri, seorang pelaku usaha bisa membuat situs agar tampil sesuai dengan keinginan dan idenya. Juga, bisa menyesuaikan dengan citra yang ingin ditanamkan kepada yang melihat.

Kehadiran website sebuah usaha akan memberikan unsur pembeda dari usaha-usaha sejenis di dunia maya.

3) Memperluas jangkauan pasar

Promosi melalui media sosial memang mendatangan pengunjung, tetapi yang harus disadari adalah pasar itu akan “terbatas” pada lingkaran pertemanan atau member grup saja.

Begitu juga dengan di Twitter atau Instagram.

Terbatas.

Berbeda dengan sebuah website. Mesin pencari Google, Yahoo, Bing akan memastikan isi sebuah website bisa diakses dari seluruh penjuru dunia.

Tidak ada batasan.

Jika dioptimasi dan diurus dengan benar, sebuah situs web bisnis akan meningkatkan daya jangkau usaha dan secara otomatis akan memperluas pasar.

4) Sarana Promosi/Penyampai Informasi

Ketika usaha Anda punya produk baru dan ingin menginformasikan atau mempromosikannya kepada dunia, website milik sendiri akan lebih memberikan ruang untuk itu.

Di marketplace, memang memungkinkan, tetapi karena sifatnya hanya toko, jarang pembeli peduli dan menyadari bahwa produk yang mereka lihat adalah produk baru dengan keunggulan tertentu.

Berbeda dengan situs milik sendiri, pemiliknya bisa menjelaskan secara terperinci keunggulan dibanding produk yang lama. Bisa juga menjelaskan tentang perbedaan dan keuntungannya dibandingkan produk sejenis lainnya.

5) Membangun keterikatan dengan konsumen

Keterikatan antara masyarakat dengan sebuah brand adalah kunci penting dalam sebuah bisnis. Tanpa itu, nama bisa menghilang begitu saja ditelan ribuan nama lainnya.

Keterikatan juga akan memastikan hubungan dengan konsumen lama tetap terjalin.

Dan, hal itu tidak bisa dilakukan di marketplace. Kalaupun bisa, sifatnya sangat terbatas sekali.

Sebuah website akan memberikan lebih.

Sebuah usaha bisa terus menyampaikan kegiatan atau event yang dilakukannya dalam bentuk tulisan atau foto di situs webnya. Mereka juga bisa memberikan konsumen untuk memberikan feedback melalui kolom komentar.

Bahkan, sebuah website yang menyediakan fasilitas live chat akan memudahkan konsumen atau calon konsumen berinteraksi secara langsung dengan staf. Hal ini akan sangat membantu membangun keterikatan.

6) Lebih bebas

Untuk menjadi seorang seller di sebuah marketplace, banyak aturan yang harus diikuti. Terkadang hal itu menghambat bagi pengembangan ide dan cara.

Bagaimanapun sebagai orang yang numpang harus mau mengikuti aturan yang ditetapkan induk semang.

Masalah ini tidak akan ditemukan jika sebuah usaha memiliki website sendiri. Mereka bebas menerjemahkan ide dan berkreasi dengan caranya.

7) Mengurangi pengeluaran

Untuk berjualan di marketplace tidaklah gratis. Tetap ada ongkos yang harus dibayarkan kepada pengelola.

Jenisnya bisa beragam, seperti sewa lapak atau potongan komisi.

Hal itu akan bisa dikurangi kalau menggunakan website sendiri karena sebuah website bisa dijadikan toko online, tidak bedanya dengan toko di marketplace. Dan, tidak perlu membayar komisi apapun.

Selain tentunya biaya sewa hosting dan domain saja.

—–

Memang, membangun sebuah website akan membutuhkan modal uang, waktu, dan tenaga.

Tetapi, berbagai keuntungan yang diberikannya, apabila berjalan dengan baik, akan memastikan bahwa sebuah bisnis berkembang lebih jauh lagi.

Oleh karena itu, sebaiknya sebuah usaha, baik menjual barang atau jasa, sebaiknya memiliki website sendiri karena akan membantu perkembangannya.

Leave a Comment